Konsep dan sistem biaya. Informasi akuntansi biaya, objek biaya

Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi ilmu tentang konsep dan sistem biaya. Informasi akuntansi biaya, objek biaya, selamat membaca, semoga lebih mudah dipahami…

Daftar Isi :

  • Konsep Biaya
    • 1). Pengertian Biaya (Cost) dan Biaya (Expenses)
    • 2). Objek Biaya
    • 3). Biaya Pelacakan Ke Objek Biaya
  • Sistem informasi akuntansi biaya
    • 1). Definisi
    • 2). Pengolahan data
    • 3). Penggunaan Data Biaya
  • Objek Biaya
    • 1). Ketertelusuran
    • 2). Pelacakan
    • sebuah). Pencarian langsung
    • B). Pencarian tidak langsung
    • Bagikan ini:

Konsep Biaya

Berikut ini adalah penjelasan dari konsep biaya

1). Pengertian Biaya (Cost) dan Biaya (Expenses)

  • Biaya (Cost) adalah pengeluaran sumber daya ekonomi yang diukur dalam satuan uang, misalnya persediaan bahan baku.
  • Biaya (expenses) adalah biaya yang telah memberikan manfaat dan telah kadaluarsa, misalnya biaya penyusutan.

2). Objek Biaya

Objek biaya adalah tempat di mana biaya atau aktivitas biaya diukur, tujuannya adalah untuk melacak dan memilih seberapa objektif biaya ini diandalkan atau dihasilkan.

3). Biaya Pelacakan Ke Objek Biaya

Biaya Pelacakan Ke Objek Biaya

  1. Biaya Langsung adalah biaya yang dapat ditelusuri langsung ke sasaran
  2. Biaya tidak langsung adalah biaya yang tidak dapat ditelusuri langsung ke sasarannya

Sistem informasi akuntansi biaya

Di bawah ini adalah penjelasan tentang sistem informasi dalam akuntansi biaya

1). Definisi

Sistem Informasi Biaya adalah sistem yang membangun manajemen dalam mengimplementasikan target laba perusahaan, target laba perusahaan. Informasi biaya yang baik, tepat dan akurat sangat dibutuhkan oleh setiap pengguna informasi biaya, hal ini dapat terpenuhi jika:

  • Informasi digunakan secara sistematis
  • Informasi harus dikoordinasikan

2). Pengolahan data

Pengolahan data adalah proses pengumpulan, pengklasifikasian, analisis dan pelaporan data perusahaan. Sistem informasi atau pengolahan data harus dapat memberikan informasi untuk memilih:

  • Biaya dan juga pendapatan
  • Evaluasi manajemen untuk saat ini dan di masa yang akan datang
  • Prakiraan ekonomi yang datang dari luar perusahaan

 

Baca Juga:  Pengertian Seni Menurut Para Ahli  

 

3). Penggunaan Data Biaya

Data ini dapat digunakan oleh manajer untuk:

  • Perencanaan
  • Pengawasan
  • harga
  • Menentukan keuntungan
  • Pengambilan keputusan

Objek Biaya

Objek biaya adalah objek apa pun, seperti:

  • Produk
  • Pelanggan
  • Departemen
  • Proyek
  • Aktivitas

Contoh  : Mobil merupakan objek biaya jika kita ingin memilih biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi mobil. Akhir-akhir ini, aktivitas sebagai objek biaya.

Sebagai contoh:

  • Transfer bahan dan barang
  • Pemeliharaan peralatan
  • Desain produk
  • Inspeksi Produk

1). Ketertelusuran

Ketertelusuran adalah kemampuan untuk membebankan objek biaya yang layak secara ekonomi melalui hubungan sebab akibat.

  • Biaya bahan langsung Ini adalah biaya yang dapat dengan mudah dan akurat ditelusuri ke objek biaya. Contohnya seperti: biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.
  • Biaya tidak langsung Ini adalah biaya yang tidak dapat dengan mudah dan akurat ditelusuri ke objek biaya. Contohnya seperti: Biaya bahan tidak langsung dan biaya tenaga kerja tidak langsung.

2). Pelacakan

Apakah pembebanan biaya ke objek biaya menggunakan ukuran yang dapat diamati dari sumber daya yang dikonsumsi oleh objek biaya, yang dapat terjadi dengan cara berikut:

sebuah). Pencarian langsung

Adalah proses mengidentifikasi dan membebankan biaya yang secara khusus dan fisik terkait dengan objek biaya. Biasanya dilakukan melalui pengamatan fisik.

Contohnya seperti: penggunaan velg, suku cadang dan upah pekerja perakitan dalam menentukan produksi mobil.

B). Pencarian tidak langsung

Adalah penggunaan penggerak untuk membebankan biaya pada objek biaya. Driver adalah faktor penyebab yang dapat diamati yang mengukur konsumsi sumber daya oleh objek.

Meskipun tidak seakurat pencarian langsung, jika hubungan sebab-akibatnya baik, tingkat akurasi yang tinggi dapat diharapkan.

  • Penggerak sumber daya, mengukur permintaan daya untuk aktivitas dan digunakan untuk membebankan biaya sumber daya ke aktivitas. Contoh seperti: untuk membebankan biaya sumber daya listrik yang dikonsumsi oleh kegiatan pemeliharaan peralatan, digunakan penggerak sumber daya, yaitu jam mesin.
  • Penggerak aktivitas mengukur permintaan aktivitas berdasarkan objek biaya, dan digunakan untuk membebankan biaya aktivitas ke objek biaya. Contohnya seperti: untuk membebankan biaya kegiatan pemeliharaan peralatan ke objek biaya departemen produksi, digunakan penggerak aktivitas yaitu jumlah jam kerja pemeliharaan.