6 Penyebab Uang di ATM BNI Tidak Bisa Diambil

Kegagalan menarik tunai ATM BNI bisa jadi disebabkan rekening kamu dormant. Rekening dormant adalah rekening yang pasif atau tidur, artinya tidak ada aktivitas perbankan.

Dengan mempunyai rekening ATM juga akan memudahkan Anda yang senang belanja online. Karena sistem pembayarannya transfer, bukan tunai.

Pada dasarnya, saldo ATM hangus bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti terkena penipuan, kelalaian, phising, atau karena membiarkan saldo minimal terlalu lama mengendap di ATMSaldo minim menyebabkan nasabah tidak bisa melakukan penarikan uang.

Kebanyakan orang juga menerima gaji bulanannya melalui transfer bank. Mungkin Anda termasuk orangnya. Ketika Anda ingin meggunakan uang penghasilan Anda untuk belanja tentunya Anda harus mengambil terlebih dahulu di mesin ATM.

Dengan kata lain Anda harus melakukan tarik tunai di mesin ATM BNI. Dengan jumlah nasabah BNI yang tersebar di seluruh Indonesia, BNI juga terus berusaha untuk menambah fasilitas gerai ATMnya untuk semakin memudahkan nasabahnya.

Hingga saat ini jumlah nasabah BNI sekitar 62-63 juta nasabah, dengan yang menggunakan mobile banking sebanyak 9,3 juta nasabah.

Kenapa Uang di ATM BNI Tidak Bisa Diambil?

Kartu ATM umumnya memiliki masa berlaku baik untuk kartu debit maupun kredit. Apabila kartu sudah melewati tanggal kedaluwarsa, maka transaksi akan secara otomatis ditolak. Jika kamu mengalami hal serupa, kamu dapat pergi ke kantor cabang bank untuk melakukan pergantian kartu dan perpanjang masa aktif.

Namun secara umum, ciriciri ATM terblokir ialah kartu ATM tersebut sudah tidak bisa kamu gunakan untuk melakukan transaksi.

Ciri-ciri ATM Terblokir
  • Segala bentuk transaksi tidak akan bisa dilakukan lewat mesin ATM.
  • Jika ATM terblokir, kamu akan ditolak saat bertransaksi lewat mesin ATM.

Inilah beberapa penyebab yang mungkin saja terjadi.

1. Uang di Mesin ATM Sudah Habis

Salah satu penyebab gagalnya Anda mengambil uang di ATM BNI adalah bahwa di mesin ATM sudah tidak ada lagi stok uangnya. Stok uang di mesin ATM memang tidak terlalu bank kontrol atau perhatikan. Yang membuat stok uang di mesin ATM sampai habis yaitu biasanya karena lokasi ATM yang terpencil, biasanya di pulau-pulau pelosok yang masih jarang ada ATM. Sulitnya akses jalan menuju lokasi ATM bisa membuat ATM tidak segera diisi ulang begitu habis.

Hal ini juga bisa terjadi di kota-kota besar yang mana penarikan uang di ATM tersebut terlalu sering dan terlalu banyak. Sehingga belum waktunya pengisian ulang namun sudah habis dulu. Solusinya Anda bisa coba di mesin ATM BNI lainnya atau melakukan penarikan uang langsung di teller bank BNI.

2. Salah Memasukkan PIN ATM

Hal ini adalah salah satu hal sering terjadi. Perlu Anda ketahui bahwa jika Anda salah mengetikkan PIN ATM sebanyak 3 x maka kartu ATM Anda akan otomatis terblokir. Jangan lupa selalu mengingat PIN Anda. Jika Anda baru saja mengganti PIN yang baru, usahakan untuk tetap mengingatnya jangan sampai lupa.

Untuk melakukan unblokir Anda bisa langsung menuju cabang BNI Terdekat atau Anda juga menelpon Call Center BNI untuk membuka blokirnya.

3. Saldo Anda Kurang dari Minimal Pecahan yang Tersedia di Mesin ATM

Penyebab ketiga ini bisa saja terjadi ketika Anda sedang lupa berapa saldo yang tersisa di rekening Anda. Untuk menghindari hal ini coba lakukan cek saldo terlebih dahulu agar mengetahui berapa sisa saldo yang ada di rekening Anda. Barulah Anda melakukan penarikan uang tunai.

4. Kartu Anda Terdisable

Mungkin tanpa Anda sadari hal ini mungkin saja terjadi kepada Anda. Akibatnya Anda tidak dapat betransaksi menggunakan kartu ATM BNI. Penyebabnya adalah kartu ATM BNI terdisable. Kartu terdisable bisa membuat Anda tidak dapat melakukan pengambilan uang di mesin ATM. Yang membuat kartu ATM terdisable bisa karena kartu hilang atau tanpa Anda sadari telah terjadi transaksi yang mencurigakan. Khusus untuk kasus kartu hilang, pihak Bank BNI akan memblokir kartu menurut pelaporan nasabah.

Nah lalu bagaimana Anda mengatasi kartu ATM BNI disable supaya enable lagi? Caranya cukup mudah. Anda dapat membuka pemblokiran atau melakukan enable kartu dengan bantuan customer service di kantor bank cabang Bank BNI terdekat. Anda juga bisa menghubungi Call Center Bank BNI.

5. Waktu Transaksi Telah Habis

Setiap mesin ATM mempunyai batas waktu dalam proses transaksinya. Jika Anda terlalu lama dalam memilih menu pada saat sedang transaksi di ATM BNI, maka Anda akan bisa kehabisan waktu transaksi. Kehabisan waktu transaksi inilah yang membuat Anda tidak berhasil mengambil uang Anda.

Dalam kasus ini, yang akan terjadi yaitu kartu ATM Anda akan keluar secara otomatis dan Anda harus mengulangi prosesnya dari awal. Lakukanlah proses penarikan uang lebih cepat dengan tetap hati-hati agar Anda tidak kehabisan waktu transaksi lagi.

6. Jaringan Bermasalah

Secanggih-canggihnya teknologi pasti suatu saat akan mengalami gangguan juga, baik gangguan kecil maupun besar. Yang perlu Anda ketahui bahwa sistem kerja Mesin ATM itu terhubung dengan jaringan internet. Maka kalau jaringan internet buruk tentu saja Anda tidak dapat menggunakan mesin ATM. Dan Anda dapat dipastikan tidak dapat mengambil uang.

Saran kami begitu tiba di ATM, perhatikan terlebih dahulu pada mesin ATM sebelum Anda memasukkan kartu ATM, apakah ada keterangan mesin rusak atau tidak. Jika Anda mengalami kendala tersebut silahkan coba di ATM lain atau Anda bisa menghubungi Call Center BNI.

Kesimpulan

Saldo Tabungan kita masuk kategori batas limit yang tidak boleh diambil. Batas limit untuk tabungan BRI adalah Rp 50.000. Jadi misalnya kita punya saldo tabungan sebesar Rp 90.000 kemudian akan mengambil uang di ATM sebesar Rp 50.000 maka kita tidak bisa mengambil uang tersebut.

Nah, itu tadi penjelasan sebab-sebab apa saja yang mengakibatkan proses pengambilan uang di ATM BNI gagal. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda yang masih belum tahu penyebab gagalnya proses tarik tunai di ATM. Apabila masih ada info yang ingin Anda ketahui lebih lanjutnya silahkan hubungi BNI Call di nomor 1500046 dan simak halaman FAQ di bawah ini.

Rekening Tabungan Menjadi Pasif (Dormant)

Sedangkan untuk Rekening BNI Simpanan Pelajar akan dinyatakan pasif (dormant) bila tidak aktif selama 12 (dua belas) bulan berturut-turut.

Penarikan Tunai (Cash Advance)

Pemegang Kartu dapat melakukan penarikan uang tunai melalui semua ATM BNI atau ATM yang berlogo PLUS/Cirrus, maksimal 50% untuk Kartu Gold, maksimal 40% untuk Kartu Silver dari batas kreditnya.

Berdasarkan pengumuman di situs resmi Bank BNIBNI mengumumkan saldo minimal BNI Taplus adalah Rp 50.000. Hal itu berarti, jika saldo di rekening tabungan kamu jumlahnya Rp 70 ribu, maka uang yang bisa ditarik melalui mesin ATM atau transaksi tunai lainnya adalah Rp 20 ribu.
Salah satu hal yang dapat menyebabkan kamu tidak bisa tarik tunai yaitu kartu ATM diblokir. Biasanya rekening kamu dianggap melakukan transaksi yang mencurigakan atau tidak biasa. Hal ini dapat terjadi sesudah kamu menggunakan transaksi rekening BRI di luar layanan BRI selama beberapa kali.
Penyebab kartu ATM BRI disable atau dinonaktifkan adalah karena pengguna telah melakukan transaksi yang mencurigakan. Disable juga bisa dilakukan jika pemiliknya kehilangan kartu ATM. Disable kartu juga bisa dilakukan oleh pihak bank BRI apabila ada nasabah yang terdeteksi melakukan skimming atau penyalahgunaan kartu.